Mendadak Fashion Show

Menjadi mahasiswa international memberi berbagai kesempatan.
Karena dianggap sebagai representasi dari bangsa/negara asalnya tidak jarang kita diminta untuk menunjukkan dan menampilkan ke-khasan negara asal kita. Berbagai event menunggu partisipasi kita. Dua event yang rutin terselenggara dan menuntut partisipasi kita adalah pertunjukan masakan di acara Food festival, pertunjukan seni budaya pada acara Cultural Night. Beberapa acara lain juga tak jarang mengundang partisipasi kita sebagai representasi negara kita.

Apakah kita bersedia atau tidak, ya tergantung diri kita masing-masing. Ada yang memilih aktif berpartisipasi, dan ada pula yang pasif, dengan berbagai alasan. Yang pasif biasanya beralasan karena menganggap tugas utama keberadaannya adalah untuk belajar. Ada yang pasif karena malu atau merasa tidak mampu. Ada pula yang tidak bisa ikut karena ada pekerjaan lain seperti field trip ke kota lain.

Tapi banyak pula yang aktif berpartisipasi, baik dengan sukarela maupun karena terpaksa. Dari yang aktif berpartisipasi ada yang menganggap ini sebagai bentuk kecintaan terhadap negara juga; kita tampil membawa nama negara….cyee….gubrag dweh! 
Tidak jarang pula yang aktif karena terpaksa; karena kasihan atau nggak enak sama teman. Atau ikut karena disantet sama temennya…jejeje!

Bicara tentang partisipasi, saya cukup sering berpartisipasi dalam berbagai acara.
+: Alasannya?
– : Hm…apa ya?
+: Membawa nama bangsa?
– : Nggak juga….. Saya cinta negara Indonesia tapi saya jarang mengikuti pakem2 dalam setiap penampilan saya. Toh mereka tidak tahu….

+ : Lalu apa dong alasannya? Narsis aja kali….?
-: Ah nggak lah…. gw nggak suka narsis! Cuma….kadang kala cuma pingin tampil aja, ikut rame2…

+ : Iya, itu sama aja narsis!
-: Oh….

Dan kali ini saya berpartisipasi dalam acara show di International Women Day 2014. Sebenarnya saya sudah mau libur ikut acara2 gituan, tapi karena temenku (Maria) tidak bisa ikut karena sibuk nge-lab, dan Erika tidak mau tampil kalo cuma sendirian, maka ya oke lah….saya temenin. Yah berhubung saya orang baik dan nggak tegaan….Glek!

Eh tapi kata orang-orang penampilanku cantik lho. Mereka bilang kebayaku cantik. Sempet bingung juga maksudnya apa? Soalnya kebaya yang asli milikku adalah yang dikenakan Erika, sementara kebaya yang kupake gabungan dari kebaya milik Aditia dan kain Milik Maria Stephanie.
Baru mudeng ketika mereka bilang kebaya putih tulang dan kain merah bata yang kupakai sangat serasi. Oh, maksudnya baju pinjaman itu….weeessshhhh: Rapopo!

Jadi inilah beberapa foto kita di acara itu:

Image

 

Foto saat pagelaran busana (fashion show) dalam acara International Women Day (10 Maret, 2014)

Image

Bersama beberapa teman international.

Image

Bersama peserta fashion show yang lain

Los Banos, 11 Maret 2014.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s