Cinta harus buta!

Cinta itu buta.

Kadang malah juga bisu tuli.

Tidak perlu diteriakkan; biarkan ia mengada dengan sendirinya

 

Jangan posisikan Cinta karena apa atau karena siapa. Biarlahlah hanya karena cinta itu sendiri.

Jangan tujukan untuk sesuatu. Biarlah cinta untuk cinta itu sendiri.

Jangan bebani cinta dengan berbagai kepentingan.

Biarkan ia mekar apa adanya.

Tutup mata dan rasakan wanginya.

Kalau gak buta bukan cinta.

 

Lalu kalo bukan untuk sesuatu, mengapa kau mencinta?

Jawab saja: karena cinta ada. Dan ia butuh mengada. Kita hanya menjadi wahana untuk dia bermanifestasi, tempat dia mengada.

Dan kita tak bisa meminta. Ataupun menolak. Karena itu cara Tuhan menggoreskan keindahan dalam hidup kita.

 

Mungkin cinta memang bodoh

Mungkin cinta memang goblok

Mungkin memang cinta bikin ling-lung

 

Kadang cinta menyakitkan.

Membingungkan.

Dan jelas pasti: meresahkan.

Beragam warna seribu sisi satu cinta:

Menghangatkan. Menyayat. Membakar. Menghujam. Menyejukkan. Melambungkan. Menjatuhkan. Menusuk Mendamaikan.. Menikam. Meremukkan. Memabukkan. Membutakan. Merobek. Menyulam.

 

Betapapun sedih dan menyakitkan dia: cinta adalah sesuatu yang terindah yang pernah kita miliki.

 

Los Banos 7 March 2012

 

 

 

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s