Brownies untuk Marienda

Apa brownies? Ada bermacam arti. Ada yang mengartikan secara secara polos: yaitu seatu jenis kue berwarna coklat (padahal kayaknya sekarang dah ada warna yang bukan coklat ya?. Ada pula yang mengartikan sebagai singkatan dari Berondong Manis. Hehe…..

Mau yang mana? Apa bedanya? ya kadang2 sama-sama manis. Kadang sama2 coklat. Hwalah!

Oke. Minggu lalu ada sepotong brownies di mejaku. Aku nggak tanya siapa yang ngasih, dan gak berusaha cari tahu. Pasti Tuhan mengirimnya.

Kalo dia ada di mejaku pastinya juga untuk-ku. Maka kunikmatilah dalam waktu mariendaku. Tanpa secangkir kopi atau susu coklat hangat. Cukup air putih room temperatur. Hm.. enak juga. Terima kasih Tuhan atas kirimanmu.

Brownies memang cukup dan mungkin hanya cukup untuk marienda atau teman saat coffee break. bukan untuk breakfast, lunch, apalagi dinner.

Brownies selama coffee break memberi sedikit energi untuk kita tetap stay fit dan semangat menjalani rutinitas harian kita.

Kita bisa tetap ringan melangkah sepanjang hari.

Tapi brownies bukan untuk menjadi sumber energi utama. Untuk energi utama kita butuh sesuatu yang bisa merasuk ke dalam jiwa kita, menutrisi tubuh kita untuk kita tetap hidup. Bisa nasi, atau apapun yang kita yakini selainnya. Biasanya sesuatu yang lokal dan offisial. Wuih!

Apa bisa kita jadikan brownies untuk breakfast, lunch dan dinner? Hm…bisa gak ya? Takutnya nanti kita akan segera bosan.

Jadi biarlah brownies hanya untuk marienda saja.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s