Apakah semua obat antibiotik harus diminum hingga habis…..?

Apakah semua obat antibiotik harus diminum hingga habis?

Tidak!. Karena tidak semua antibiotik diperuntukkan untuk diminum.

Misalnya salep dan obat tetes mata, kalau kita minum malah bahaha……………yyya.

Joke nyak, ntar kapan2 pingin nulis yang serius dan bermanfaat mengenai antibiotik ini.

Sekarang lagi mikir: kayaknya obat antibiotik yang kuminum sejak beberapa hari lalu gak ngefek dech. Jadi bingung ya? Kalo antibiotik itu buat batuk-ku kok gak sembuh2 juga? Kalo buat flu ku: kan flu disebabkan oleh firus, bukan bakteri?

Kemarin emang sempet test TBC (total Blood Count), hasilnya: leukositnya rendah. Jadinya tubuh kurang pasukan untuk memerangi infeksi. Nha infeksi ini oleh apa? Bakteri apa virus sih?

(Ah kalo punya temen dokter bisa nanya….kalo sama paman sih segan…..)

LB 2 Dec 2011

Iklan

1 Comment

  1. Antibiotik berfungsi utk membunuh mikroorganisme yang menyebabkan infeksi/penyakit. Jika penyakit membaik, berati antibiotiknya bekerja dengan baik/cocok, namun jangan dulu dihentikan sebelum obat yang diresepkan dokter trsebut habis karena apabila dihentikan ditengah jalan, sisa-sisa mikroorganisme yang masih ada akan kembali menimbulkan penyakit.

    Bahkan mereka dapat bermutasi dan menimbulkan penyait yang lebih berat. Konsekuensinya antibiotik harus diganti dengan yang lebih kuat untuk membunuh mikroorganisme tersebut, dan biasanya harganya juga lebih mahal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s