Ikhlas

Aku telah begitu mahir melukiskannya.

Pada setiap bait nyayian, pada syair puisi, atau di setiap paragraf pada dongeng sebelum tidur.

Tapi hingga kini belum mampu diriku mengejanya.

=========================================

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s