Belajarlah dari Ibrahim

Puisi ini bukan karya saya. Saya tidak tahu pengarangnya. Konon yang nulis Sony, teman dari Fak Psikologi angk 92. Saya mendapatkan puisi ini dari Henry (teman yang anak Psikologi juga). Saat itu dia bersama2 teman2 kami membaca puisi ini di komisaroat fak Adab, IAIN SUKA.
Saya sangat terinspirasi oleh puisi ini.
Semoga puisi ini menjadi amal bagi penulisnya. Amin.

B e l a j a r l a h    dari    I b r a h i m

Belajarlah dari Ibrahim yang iqra terhadap keadaan dan kenyataan, berawal dari akal dan nurani

Belajarlah dari Ibrahim cerdas dalam pencarian hakikat, bahwa latta dan Uzza tidaklah lebih dari sekedar berhala

Belajarlah untuk menyadari apa yang sebenar-benarnya kita butuhkan, terlepas dari segala kefanaan

Belajarlah dari Ibrahim untuk tidak dibutakan keadaan untuk tidak membutakan diri

Belajarlah dari Ibrahim untuk mulai dari keikhlasan dalam perjalanan pencarian

Belajarlah dari Ibrahim yang menyembah bulan dan kemudian menyadari masih lebih teranglah matahari

Belajarlah dari Ibrahim tentang bagaimana menerima kegagalan, bahwa dari setiap pijakan langkah selalu saja dapat kita ambil hikmah, bahwa dari luka yang timbul bukan berarti pasrah dalam jatuh tersungkur

Belajarlah dari Ibrahim yang kemudian menyembah matahari tapi kemudian tersadarkan meski lebih terang matahari tidaklah abadi

Belajarlah dari Ibrahim tentang semangat untuk terus mencari.

Bahwa ketika bersumpah untuk mencari kesejatian bebaskan diri dari riya dan kebanggaan.

Bahwa tidak ada kekuatan yang dapat memastikan kecuali sang kekal dan maha memiliki kemampuan.

Bahwa hakekat apa yang sedang kita lakukan baru sebagian langkah dari sebuah perjalanan

Belajarlah dari Ibrahim yang kemudian ketika menemukan kesejatian berani berdiri dengan kapak di tangan

Belajarlah dari Ibrahim untuk berani mengambil posisi ketika bicara atas nama kebenaran

Bahwa ketegasan kita bukan hanya kepada orang lain, tapi juga kepada diri sendiri
Karena seharusnya kita sadar bahwa kenikmatan yang diberikan juga merupakan ujian, bahwa keterlenaan berarti berhenti di tempat

Belajarlah bahwa kita selalu butuh keberanian
Belajarlah dengan penuh keikhlasan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s