Dia dimanfaatkan

Sebut saja namanya Tessa. Sahabatku. Dia bercerita kepadaku tentang kesedihannya.

Tessa. Suatu siang dia mendatangi ruang kerja temannya dan menemukan sebuah lembaran publikasi. Publikasi itu berisi informasi kegiatan yang dia lakukan.

“Ah temanku sudah berbaik hati merencanakan tulisan tentang kegiatan bersama kita” begitu pikirnya ketika pertama kali dia melihat judul tulisan itu.

Akan tetapi betapa terkejutnya dia ketika matanya menelusur deretan nama yang tertera dibawah judul itu. Nama temannya dan beberapa nama lain yang semua adalah teman2 dari temannya itu. Tak ada namanya.

Dia terpana. Terkejut. Aneh.

Tapi hanya diam. Dan temannya juga diam. Tak ada pertanyaan. Tak ada komentar. Lengang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s