Amazing Los Banos….

Sejak awal saya sudah bertekad untuk bersuka ria dan menikmati hidup ini dengan seutuh-utuhnya. Dan hasratku terkabul. Aku mendapati sebuah gelanngang pesta yang begitu mengasyikkan dengan segenap suka-dukanya. Aku sangat menikmatinya.

 

Amazing place….

Amazing Friens…

Exciting moments…

Amazing place…..

Los Banos khususnya komplek IRRI bukanlah tempat yang special untuk dinikmati. Sebuah komplek bangunan di tengah persawahan padi yang panas. Bagi beberapa orang mungkin cenderung membosankan, jauh dari mengesankan. Tapi tidak bagiku. Komplek  IRRI bagiku sangat mempesona. Bukan hanya karena tatanan kompleknya yang lengkap dengan berbagai fasilitas, akan tetapi juga karena di sini saya bisa melihat hamparan bumi yang begitu bulat.

Komplek IRRI dengan kelengkapan fasilitasnya kadang menggoda saya untuk menulis sebuah cerita detektif. Saya teringat cerita-cerita detektifnya Agatha Cristie dan beberapa kisah detektif berlatar setting asrama. Selain gedung-gedung penelitian yang terdiri atas laboratorium-laboratorium, ruang penyimpanan material genetik yang bersuhu extra dingin, rumah-rumah kaca dan rumah kawat, di sini juga ada berbagai fasilitas yang cukup lengkap untuk keperluan sehari-hari. Ada kafetaria yang buka dari pagi hingga malam hari, cybercafe, gym, berbagai lapangan olahraga (untuk basket, sepakbola, badminton, gym/kebugaran, tenis, pingpong dan bilyard). Juga ada TK international. Dan lain-lain. Ini sebuah setting yang sangat sempurna untuk membuat sebuah cerita. Pasti akan sangat seru dan asyik. SAyang saya gak punya cukup waktu mensurvey setiap pojok tempat di komplek ini. DAn juga (seperti biasa) ini hanya akan menjadi niat tanpa aktivitas saja.

YAng saya nikmati sehari-hari dari IRRI adalah kesempatan melihat bentangan alam secara lebih utuh. Ladang luas membentang membuat saya bebas menikmati sunrise hingga sunset hampir tanpa halangan.  PAgi hari saya bisa menemukan pancaran sinar matahari yang malu-malu mengintip di pagi hari dalam selimut merah nila. Siang hari saya bisa menikmati awan gemawan bergumul bergerombol bak gulungan ombak kapas bersama matahari yang menyala garang di siang hari. Dan sore hari bisa kusaksikan alam yang sebarkan selimut jingga ketika matahari hendak pamit tenggelam. Saat hari hujan sering kulihat pelangi yang begitu utuh. Kadang bukan hanya sebuah lengkung setengah lingkaran, tetapi dua buah.

Saya sangat menikmati warna-warni sunrise maupun sunset. Setiap hari selalu berubah-ubah, berbeda-beda, tetapi selalu indah. Dan setiap saat melihatnya, saya selalu tercekat oleh pesonanya dan terpekik: Wow…indah banget…..

Perbukitan dan Gunung yang melingkupi komplek IRRI yang begitu hijau juga merupakan pesona tersendiri. Saat sinar pagi menyapa dan menembus warna biru yang berkabut mencipta sebuah garis indah. Apalagi menjelang sore hari, saat sinar menyapa punggung-punggung bukit itu, dan mencipta sebuah warna hijau menyala dan berpendar indah. Atau saat sore hari ketika matahari bersembunyi di balik bukit menjelang pamit, dan mencipta sebuah suasana syahdu. Perbukitan dan gunung itu menjadi tampak begitu rupawan. Hm…mengagumkan!.

Belum lagi kalau malam hari. Kebijakan IRRI yang tidak  memasang banyak lampu di luar gedung membuat saya lebih nyaman menikmati alam semesta saat malam hari. Kerlip bintang dalam gugusan, planet, dan rembulan. Indah sekali. Ada beberapa tulisanku tentang kekagumanku pada rembulan dan malam hari di sini.

Amazing friends….

 

 Sejak pertama datang saya sudah merasai keramahan suasananya. WAlau awalnya saya tak punya seorangpun kenalan dan berkutat sepi sendiri di kamar, namun kemudian pelan-pelan kutemui sosok-sosok ramah, sosok manis, sosok baik …(bukan sok-sok ramah, sok-sok manis dan sok-sok baik lho!, apalagi sok ramah, baik dan manis, bukan banget!).

Diantara temen-temen ada yang sekedar kenal dan sedikit say hello, tapi ada juga yang cukup dekat dan sering bersama. Ada yang dekat dimata dekat dihati dan ada yang dekat dihati dekat di mata…(gak beda deh!). Oke, berikut yang aku list adalah temen-temen yang dekat dalam artian kita lumayan dekat lah….

1. Temen dorm: Chan adalah temen pertamaku. Walau kamar kita berjauhan tapi kita selalu makan malam bareng. Saat ada Chan aku lebih sering makan di kamar daripada di kafetaria. Bersama Chan saya ikutan trip ke Manila. Saya sering pinjem kamera Chan buat berfoto-foto dan bernarsis ria. Chan yang membawaku kenal dengan Vilacith dan Nai. Setelah Chan pergi datanglah Ceki dari Bhutan. Karena Cheki cuma tinggal sebentar jadi kita cuma punya sekali jalan bareng saat trip ke Manila. Cheki pergi datanglah Aureline, Sarah dan Atefeh. Ketiga cewek ini bukan hanya temen dorm tapi juga temen pesta dan trip. Saat ketiga temen itu pergi saya merasa sangat kesepian. Memang masih ada temen lain juga sih yang cukup deket seperti Moon (Vietnam) Jing (China), Shon (Korea) dan Reena (India). Tapi tetap gak sedekat dengan tiga temen sebelumnya. ….Ada juga temen2 dorm yang lain, tapi tidak cukup dekat.

Temen trip n party:

Dee       : Cewek manis; aku suka rambutnya. Dialah yang pertama kali mengajakku ikutan trip, dan setelah itu membawaku pada temen2 yang lain. Paling asyik ngobrol tentang cinta sama dia; hahahihi….

Marry : Dia seorang guide yang baik dan ramah. Memandu kita dalam berbagai trip (saat ke Pila dan ke Laguna lake). Dia juga memperkenalkan aku pada teman-teman Destini.

Pogs   : Cowok bergaya metro yang selalu rapi, juga seorang guide yang baik. Dia memandu kita  ke Pagsanjan, ke Dampalit, ke Paete dan ke Tagaytay.

Denis : Cowok manis dari Peru yang suka ngabisin makanku kalo aku gak bisa lagi makan. Walo masih muda cowok single ini dah punya anak. Tapi tetep singel; nah lho, keren kan?

Yohei : Cowok cakep dari Jepang idolanya para remaja (yang gak remaja juga banyak yang suka). Mungkin karena gak banyak bincang menjadikannya semakin tampak cool…

Fuji : Cowok Jepang lagi. Dia baik dan pinter masak dan enak….dan suka ngasih pasalubong. Dan kalo main kartu gak pernah kalah (mungkin karena ia orang baik).

Aureline : Cewek muda belia dari France. Walaupun cuma 3 bulan bersamanya tapi kita deket. Dia ikut semua acara trip dan party selama keberadaannya di LB. Bahkan kita pernah trip cuma berdua putar-putar Baclaran sampai Makati. Saya juga mengajak Aureline  berteman dengan Destini.

Atefeh : Cewek cantik dari Iran. Cewek Iran emang cantik-cantik kok…! Dia pinter statistik (gue benci statistik). Dia kadang lucu tapi asyik juga….

Sarah : Yahudi dari Canada. Dialah Jewis pertama yang kutemui di dunia ini. Dan sebagai seorang Yahudi dia smart. Bayangkan, diusianya yang 29 dia sudah berkibar gitu…. Dia asyik buat ngobrol tentang banyak hal; dari masalah cinta, film maupun agama. Keren dah! DAn selama kebersamaan kami (yang hanya 3 minggu) kita trip ke Pila, ke Dampalit n Paete, ke Laguna Lake dan ke Tagaytay.

Finbar: dia staff dari Ireland. Baik dan ramah. KAlo kita pulang party kemaleman dia mau ngantar. Dia rajin menawarkan berbagai kebaikan, tapi lupa menepati. Tapi dia teteup orang baik, karena dia ngadain dua kali farewel dinner buatku. Thanks dude!

John : Dari Ghana, Afrika. Hm, kadang2 dia baik juga.

Nobuko : Cewek dari Jepang; cantik dan baik pula. Dia temen trip kalo shopping ke Manila, dia ngundang aku ke pestanya, dia teman kencanku di hari valentine.  bahkan dia berencana bikin party buatku. sayang, saat-saat terakhirku ini begitu sangat sibuknya hingga tak ada waktu.

 Reza : Penari dari Iran. Dia asyik banget narinya. Dan memang music midle east juga kan asyik punya. Seorang syiah yang gak taat; kalo lagi trip dia gak sholat dan tetep minum alkohol saat party. Kali sholatnya pake nari kali ya…..btw dia tetep baik karena ngasih aku musik middle eastnya.

 Sapa lagi ya…?

Ada Tianyi, Nelzo, Cathrina, Vivay, Sheila, Ecoy, Ejay. Dan teman2nya….

Temen Destini:

Val si calon pastur, Jabe yang menemukan hidup barunya, RJ yang kalo nyanyi begitu syahdu dan menghayati, Roger yang lucu dan pacarnya Ana yang lembut, Jeni yang ramah, Ivet yang baik, Matt yang ngasih popcorn, Denis yang baik budi dan dermawan, Ana yang baik, Mini yang punya komunitas lukis, Denis-2  yang dosen teater, dan lain-lain yang gue lupa namanya.

Temen kursus

Dalam dua kali kursus Inggris gua punya beberapa kenelan yang cukup deket.

Ada Svea dari jerman yang baik hati, Laura dari Spanyol (?) yang juga baik, Nobuko yang kemudian kita jadi lebih akrab, dan temen-temen lain yang juga baik tapi gue dah lupa. Di kursus kedua ada Indie yang ramah, juga temen-temen Asian Yam, Ming, Zhang, Rang, Moon, dan Rang. Kayaknya cuma itu yang masih cukup akrab hingga diluar kursus.

Di kursus statistik ada Nelzo, Nonoy, Harold dan Aris. Dan temen-temen lain yang semakin terhapus karena gak pernah ketemu lagi.

Temen Indonesia

Sebagai orang baik saya juga senantiasa menjalin pertemanan, persatuan dan kesatuan dengan sesama warga negara Indonesia tercinta.

Ada pak Panji yang selalu siap sedia membantu setiap temen-teman butuh bantuan, Pak Ruli yang ngasih gue kuas, Bu Waty yang suka sekali menjamu teman dan masakannya sangat uenak, Bu Panji, bu dokter yang lembut, Pak Yayan yang mendampingiku di malam budaya, Edo yang gue gak tahu apakah dia laki ato bencong, ups sorry, Deswita yang lembut, Santi Batan yang kalem, Bu Lat yang rajin, Ina yang manis, Siwi yang rajin ke IRRI, Etsa yang pendiam, Pak Martin yang renyah seperti potato snack, Pak BAms yang ustadz, Pak Ketut yang gak pernah menang kalo maen 1-2-3 pas, Pak dan Bu Andriy yang ramah, dan adik-adik mahasiswa pertukaran yang pada rajin2 masak (Putut, Farid, Citra, Amalia, Setyaningrum, Pak Asto dll).

 Temen lab n kerja:

Ada Josie yang baik, Pam yang baik dan manis, dan temen-teman lain yang juga baik-baik dan manis-manis. 

 3. Amazing, exciting moments…

Sebuah pesta kostum dalam hidupku. Ah, bukan, bukan pesta kostum. Karena kita tidak memakai topeng dan identitas palsu untuk menyamarkan diri. Mungkin lebih tepat disebut pesta buta. Eh tapi kok pesta buta sih, sepertinya konotasinya negatif. Ya sudah, sebut saja pesta, titik.

DAlam pesta ini saya bisa berperan, bergaya dan berpose  semau saya. Di sini tak ada identitas. Kita bersama dan bersuka ria, itu saja. TAk peduli siapa kamu, darimana, dan bagaimana masa lalumu; kita di sini semua sama.

Dengan langkah ringan kujejakkan kaki dan kutinggalkan luka-luka, dan kusambut panggung dunia yang baru.

Kutemui begitu banyak hal yang mengasyikkan. Setiap saat. Kutemui teman-teman baru yang asyik, acara-acara yang asyik dan hal-hal lain yang asyik.

 Penelitian yang tanghible. Sebagian besar kegiatan penelitian yang aku ikuti di kantorku adalah penelitian konservasi. ini adalah sebuah kegiatan yang bagus juga. sementara di IRRI saya terlibat dalam penelitian untuk menghasilkan varietas padi yang tahan terhadap genangan, seperti banjir. Ini adalah sebuah target yang begitu nyata dan terukur. Walaupun saya enjoy bekerja di konservasi akan tetapi kesertaanku dalam projek ini merupakan kesempatan dan tanntangan tersendiri.

Jelajah wisata

Selama keberadaanku di Los Banos, ada beberapa tempat yang sempat aku kunjungi.

1 Tagaytay-1: Tempat yang kukunjungi dalam trip pertamaku adalah Tagaytay, Rizal monumen dan Asia Mall. Saat itu aku ikut rombongan sebuah group training dari afrika.

2. Pagsanjan : ini adalah awal perkenalanku dengan group triperku. Kita berangkat ber-tujuh. Hanya half day trip, tapi setelah itu kita jadi sering ngadain even-even bersama. Such as another trip, party or just get together at coffeeshop.

3. Pila: ini sebuah trip dadakan. Malam itu aku baru kenal sama Sarah, dan di awal perkenalan kami kita pergi ke arena permainan bingo dan mutusin mau pergi trip keesokan harinya. mendadak banget, dan kita gak tahu apa-apa tentang Pila. Untunglah kita bisa membajak MAry untuk memandu kita. Kita pergi berlima aje.

4. Laguna lake: aggota Pila triper ditambah Dee dan Atefeh. Jadi kita bertuju. Berlayar seputaran Laguna Lake dan mencobai menembak pake senjata betulan ugh, seru! Thanks MAry for being host.

5. DAmpalit-Paete: Kita berangkat berapa orang ya, lupa. Pergi ke DAmpalit, sebuah air terjun di pelosok desa, hanya kecil saja, kira-kira ya kayak cucunya air terjun Pagsanjan lah. Kemudian lanjut ke Paete, sebuah lokasi kerajinan ukir-ukiran.

6. Tagaytay (again): Dasar, namanya triper sejati. Dah pernah ke Tagaytay juga pergi lagi. Ugh, habis mereka juga maksa aku untuk ikutan sih…. Mereka tahu kali, sebuah trip tidakhal seru tanpa kehadiranku. Ceiiiiii…… Anywey dalam trip ini ketemu temen baru yaitu Finbar dan Katrina. Dan dalam trip ini kita juga pergi ke lokasi lain yaitu ke sebuah resto yang lokasinya cukup cantik di tepian Tagaytay lake dan ke groove (apa namanya ya…..lupa), dan juga ke sebuah tempat perbelanjaan.

7. Baclaran: Gue pergi berdua aja sama Aureline. Gile!

8. Intramuros: dan Rizal Park. Sebuah lokasi yang bagus dengan bangunan-bangunan kuno. cantik. but gue gak pingin cerita tentang trip ini.

9. Batangas: gue pergi sama temen-temen Indonesia. Menikmati gebyar kembang api di awal tahun baru. Memperkenalkan game baru. Sebuah wisata bersama yang asyik….

9. Art center: ikut perayaan ulang tahun Destini. Seru!

10. Mudspring: kencan berdua sama Nobuko di hari valentine day.

11. Faltrocks: Kali ke-dua menapaki lereng Makiling.

12. Peak2: Wow mendaki ke puncak Makiling. Gue ketua rombongan dan ini pertama kali aku mendaki gunung. Untung temen-temen tidak tahu, jadi mereka tetep pada semangat.

13 Shopping trip. Hampir tiap bulan ke Manila.

 

Pesta

New game

painting Exhibition

being organizer…

Dah siap-siap dulu ah, lagi mo farewel party malam ini.

 

 

 

Understanding others…

Painting exhibition…

 Being organizer…

 

Knowing others…

  

 

 

 

 

 

 

 

 

Pestaku yang hampir usai. Entah kapan, aku tak tahu. Yang kutahu adalah bahwa ini akan segera usai. Segera.  Usai.

Ada sebuah rasa; entah apa. Sedih? Tak tahulah. Karena kadang sedih dan bahagia adalah sebuah keputusan walau seringnya merupakan kenyataan yang harus kita terima dengan melapangkan dada.

hm pesta ini akan segera berakhir. Akankah berganti dengan pesta yang lain?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s