Bayi-bayi kami

Ada kisah sedih dan mengharukan saat kami masih embrio. Ya nggak embrio amat sih, tapi masih bayi sampe balita gitu.

Dulu bayi mbak Er pernah hilang, si kecil Kinay pernah ilang, bayi Lia kayak….hihihi, bayi anis galak sejak lahir, bayi Dian anggun walopun setelah gede jadi nDesit.

  1. Missing baby (Bayi yang hilang)

Waktu masih bayi merah Mbak Erni pernah hilang. Ia biasa ditidurkan di pojok atas balai-balai panjang berukuran sekitar 8 x 3 meter (jaman dulu memang balai-balai/ambin pada panjang, soalnya suka buat kendurian orang se-RT). Bayi itu ditinggal ibu mngerjakan berbagai pekerjaan rumah tangga. Pada saat san-gawe (duha) ibu ingin menngok untuk memberinya ASI. Tapi ternyata bayi itu tidak ada. Bantal dan selimutnya masih tertata rapi sperti semula. Ah mungkin diajak Mbah Sidal (tetangga yang biasa momong). Maka Ibu pun bergegas ke rumah Mbah sidal. Tapi ternyata Mbah sidal tidak membawanya. Ibu pun pergi ke tempat tetangga-ttangga yang lain. Tapi bayi itu tidak ada bersama mereka.

Ibu pun pulang sambil terus mencari. Bayi itu tidak mungkin pergi sendiri karena masih belum bisa apa-apa, tengkurap aja belum bisa. Sampai dirumah ibu berjalan hilir-mudik di sepanjang tepian balai-balai. Tiba-tiba kakinya menyentuh sesuatu yang aneh. Setelah dilihat ternyata beenda aneh itu adalah…si-bayi yang tertidur lelap. Tak ada tangis.

  1. Missing Balita

Saat Kinan 1,5 tahun, ia pernah ilang. Saat itu lima member Suetepa sedang rapat. Kinan dititipkan sama pembantu tetapi masih sambil diawasi sama ibunya. Anak-anak lain, Fano+FArhan+Osa main2 berkejaran keluar masuk rumah Mbak Tri disamping lapangan tenis. Kinan ikut sibuk berjalan2 keluar masuk rumah etc-etc. tiba jam 1-an, ketika smua sudah selesai sholat dhuhur Ibunya mencari2 Kinan tapi gak ketemu. Mbak Ve gak tahu, ia sedang njmur pakaian;”…saya kira sama Ibu…”

Mbak Ve mengira Kinan bersama Ibunya, dan Ibunya mengira Kinan bersama Mbak Ve. Smua sibuk mencari: Ke lantai atas, ke kamar mandi, ke bawah meja hingga ke kolong tempat tidur. Gak ada! Kinan hilang! Semua panic. Dian neik sepeda keliling2 perumahan sambil teriak2” Kinan….!Kinan….!!!” Mbak Tri Tanya ke Satpam terdekat;”Gak lihat Bu!”. Kemudian datang seorang tukang angkut2 barang dengan gerobaknya.

“Pak, tahu anak kecil perempuan pake baju bla-bla-bla-bla….”“Oh kayaknya tadi ada di warung bu Supri. Dia nangis terus. Sudah diumumkan di Masjid tapi belum ada yang ngambil….”Dan langsung semua orang menuju warung bu Supri. Alhamdulillah Kinan masih ada. Menangis memegang sepasang sandal milik ibunya, dikerumuni banyak orang. Begitu melihat Mbak Ve ia langsung menangis lagi. Kmudian Mbak Tri dan Puji/Ibunya datang. Kinan masih terisak. Ternyata…. Di panasnya terik siang itu, Kinan berjalan begitu jauh membawakan sandal untuk Ibunya. Seperti biasa ia selalu menyambut ibunya datang dan membawakan sandal ganti untuk ibunya. Mungkin karena ia tidak dirumahnya jadi ia tidak familiar dengan rumah budenya dan tersesat. Kinai oh Kinai…. untunglah ia ditmukan oleh orang-orang baik. Terimakasih para tetangga!. 

c. Funniest black baby (bayi item yang lucu)

Melihat Lia yang remaja dengan tubuh besarnya, orang mungkin akan mengira saat lahirnya ia sudah gendut dan montok. Padahal tidak sama sekali. Beda banget. Bayi Lia lahir 2 bulan sebelum Dian. Saat lahir bayi Lia sangat kecil…dan hitam lagi. Melas banget.

Kondisi melas si-bayi Lia sangat kontras dengan perilakunya. Bayi Lia cerewet, kalau nangis keras dan kalau digelitik kakinya ia akan tertawa terbahak-bahak…..”Hak hek hak hek….kek kek kek kek…!!

Jadi bayi itu hitam, kecil tapi tawanya renyah terbahak.

Kayak mercon.

  1. Cool baby (bayi yang anggun)

Bayi Dian lahir dua bulan setelah Lia. Bayi Dian gemuk, besar, berkulit putih dan bibir merah. Bayi itu jarang menagis. Kalau haus ia hanya merengek pelan. ”….ngek…ngee…kk, uh….uh…..”Setelah minum ia akan diam dan tidur lagi. Yah memang bener-bener Dian. Kaya lampu, kerjaannya Cuma makan, pipis n pup dan tidur (madhang-ngising-turu). Itulah Dian.  e. Crack hair babyBayi Anis kecil. Matanya bulat rambutnya jegrak. Persis ulet bulu

Kapan2 tak tambah foto2 ah……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s